Home » , » Data BPJS Kesehatan Magetan Carut Marut, SMK YKP Jadi Korban

Data BPJS Kesehatan Magetan Carut Marut, SMK YKP Jadi Korban

Written By KLIK MADIUN on Rabu, 03 Agustus 2016 | 07.29




KlikMadiun – Data BPJS Magetan Jawa Timur dibobol. Modusnya, dengan menyusupkan nama-nama orng yang tidak diusulkan oleh lembaga tertentu, menjadi peserta BPJS Kesehatan. Akibatnya lembaga tersebut harus menanggung pembayaran iuran BPJS Kesehatan nama-nama orang yang disusupkan tersebut.

Lembaga yang harus menanggung tersebut adalah Sekolah SMK Yayasan Karya Pembangunan (SMK YKP) Magetan. Sejauh ini, ada 6 nama yang dimasukkan dalam tanggungan peserta BPJS Kesehatan bulan Agustus 2016. Padahal, menurut sekolah, pihaknya tidak pernah mengajukan 6 nama tersebut menjadi tanggungan iuran BPJS Kesehatan dari lembaga pendidikan tersebut.

“Saat membayar iuran BPJS Kesehatan melalui bank BRI, kami kaget karena masih ada kekurangan sekitar Rp400 ribu,” kata Kepala Sekolah SMK YKP Arif Kurniawan, Rabu 3 Agustus 2016. Arif meneruskan, biasanya membayar iuran BPJS Kesehatan sebanyak Rp1,4 juta lebih sedikit, tetapi bulan ini harus membayar Rp1,8 juta lebih.

Karena inginmendapatkan informasi lebih, SMK YKP akhirnya meminta cetakan nama-nama peserta PBJS Kesehatan yang harus dibayar. “Disitulah kami menemukan ada 6 nama asing yang bukan karyawan yayasan kami. Tetapi kami harus menanggung untuk membayar iuran B:JS Kesejahatan,” tutur Arif.

Uang yang telah disertor pun, tambah Arif, tidak bisa diambil kembali. “BPJS Kesehatan Magetan pun tidak bisa berbuat banyak, dan akan dilaporkan ke BPJS Kesehatan Madiun. Uang yang kami setor pun, menurut mereka tidak bisa diambil lagi,” jelas Arif.

Arif Kurniawan berharap ahar kinerja BPJS Kesehatan Magetan diperbaiki. “Kok bias terjadi, sepertinya kinerja mereka kurang bagus dalam hal data peserta BPJS Kesehatan,” kata Arif.


SMK YKP telah telah mengikuti program BPJS Kesehatan sejak bulan Nopember 2015 lalu. Sebanyak 31 orang dari kalangan pendidik di lingkungan sekolah ini, diikutkan dengan memotong gaji mereka. Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari BPJS Kesehatan Magetan, karena belum biasa ditemui. (klik-1)
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Sponsor 2

Sponsor 2

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN



 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2016. KLIK MADIUN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modified by AGEE Computer
Proudly powered by google