Home » , , » Manisnya Budidaya Pisang Raja

Manisnya Budidaya Pisang Raja

Written By KLIK MADIUN on Rabu, 11 Oktober 2017 | 11.44



KlikMadiun – Tingginya harga pisang raja jenis ketan dan jenis lumut di pasaran, membuat petani Desa Kedondong, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun mulai melirik budi daya pisang raja. Selain hasil panen buah, petani juga menjual bibit pohon.

Saat ini, sedikitnya 5.000 pohon pisang raja mulai memasuki masa panen di Dusun Padas Desa Kedondong. Para petani tergabung dalam Kelompok Rapisma (Raja Pisang Madiun) ini,  sudah memetik hasil dari budidaya pisang mereka.

Sunarto, Ketua Rapisma mengungkapkan, hingga kini anggota paguyupan pisang raja madiun sudah berkembang di 3 kecamatan, yakni Kecamatan Kebonsari, Dagangan dan Dolopo. Jumlah terbnyak berada di Kecamatan Kebonsari. “Awalnya benih bibit berasal dari Sragen Jawab Tengah. Melihat hasil menanam pisang raja kok hasilnya bagus, akhirnya saya kembangkan," kata Sunarto, Rabu 11 Oktober 2017.

Samirin, salah seorang petani Dusun Padas berhasil mengembangkan pisang raja jenis lumut. Menurutnya,  mengembangkan pisang raja dilakukan sejsk sejak 2 tahun lalu.

"Dengan luas lahan sekitar 300 m persegi yang saya miliki, saya bisa menanam pohon pisang sebanyak 600 pohon pisang raja dan meraup keuntungan 20 juta selama setahun," kata Samirin.

Keberhadilan petani di Kecamatan Kebonsari, tidak lepas dari hasil binaan dan bimbingan Dinas Pertanian Dan Perikanan Kab. Madiun. Kecamatan Kebonsari dinilai paling produktif dalam mengembangkan tanaman pisang raja.

"Sesuai program pemerintah Kabupaten Madiun, menjadikan desa sebagai wisata agro dan lumbung, khusunya buah-buahan. Teryata Desa Kedondong yang paling cocok secara vegetatif mengembangkan tanaman pisang raja dan tanaman buah blimbing dari blitar," tutur Mujianto, Petugas Penyuluh Pertanian.

Meski sudah berkembang melalui kelompok petani pisang raja, Petugas Penyuluhan dari Dinas Pertanian dan Perikanan, tetap memantau perkembangan budidaya pisang ini, baik pemasaran hingga harga pisang di pasaran. Satu tandan pisang dengan 9 lingkar, atau 9 sisir, bisa mencapai harga Rp150 ribu. Bahkan saat musim pernikahan, sepasang pohon pisang raja yang sudah berbuah matang, mencapai harga Rp700 ribu.

Selain menjual buah pisang raja, petani di Desa Kedondong juga mulai kebanjiran pesanan bibit pisang raja. Satu bibit pohon pisang dengan tinggi 60 cm, dijual dengan harga Rp15 ribu. (adv)


Share this article :

6 komentar:

Sponsor 2

Sponsor 2

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN



 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2016. KLIK MADIUN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modified by AGEE Computer
Proudly powered by google