Potong Kambing di Atas Bukit Sebagai Saran Minta Hujan




Warga Desa Karang Patihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo mempuyai tradisi yang unik dalam meminta hujan, yaitu dengan cara memotong Kambing di atas bukit.

Tradisi ini dilakukan di atas bukit Tengoro, atau sekitar 3 kilometer dari desa  tersebut. Dengan membawa kambing berbagai jenis makanan warga melintadi jalan setapak untuk berkumpul di atas  bukit Tengoro. Semua ini dilakukan saat panas terik matahari menyengat kulit, di mudim kemarau. 

"Kami berharapa agar tanaman kami diberi kesuburan dengan hasil panen yang melimpah," kata Paeran salah satu sesepuh desa setempat.

Sementara kambing jantan yang dibawa ke atas bukit, dipotong. Kepala kambing  digunakan sebagai sesaji, dan dagingnya dimasak untuk disantap bersama sama dengan warga.

Kepala Desa Karang Patihan, Eko Mulyadi mengatakan, bahwa tradisi ini sudah berjalan sejak puluhan tahun lalu. "Kami berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, juga untuk mengabadikan budaya leluhur yang diyakini warga dapat membawa berkah berupa hujan sehingga padi yang mereka tanam dapat tumbuh subur,"  kata Eko.

Ditambahkannya, tradisi sembelih kambing ini digelar juga karena ini musim kemarau, panjang juga berdoa semoga nanti segera mendapat hujan yang memberi berkah kepada masyarakat.

Ritual ini juga sebagai simbol gotong royong warga dalam bermasyarakat. Terlihat, setelah memasak daging kambing yang disembelih disantap beramai ramai dilokasi yang juga sebagai tanda akhir ritual. (klik-1)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama