Home » , » Jalur Pegunungan, Satlantas Polres Magetan Usul Rolling Barrier

Jalur Pegunungan, Satlantas Polres Magetan Usul Rolling Barrier

Written By KLIK MADIUN on Senin, 17 September 2018 | 18.07

          Foto: AKP Himmawan, Kasat Lantas Polres Magetan
KlikMagetan-Khawatir terjadi kecelakaan seperti yang di wilayah Sukabumi, Jawa Barat, sebuah bus masuk ke jurang hingga menyebabkan banyak korban jiwa, Satlantas Polres Magetan Jawa Timur mengusulkan sepanjang jalur alternatif yang menghubungkan antara Propinsi Jatim - Jateng, tepatnya di Jalan Raya Sarangan-Mojosemi, yang merupakan kawasan lereng pegunungan yang banyak terdapat jurang dan tikungan tajam tersebut dipasang Rolling Barrier.

Usulan ini menurut Kasat Lantas Polres Magetan, AKP Himmawan kepada awak media usai melakukan peninjauan di sejumlah titik rawan kecelakaan yang ada di Magetan beberapa hari lalu.

"Mengingat sepanjang jalur alternatif yang menghubungkan antar propinsi merupakan kawasan pegunungan, perlu kelengkapan prasarana dan sarana yang ada untuk keselamatan pengguna jalan. Untuk tahun 2019 mendatang semua rambu harus sudah lengkap,"kata Kasat Lantas Polres Magetan, AKP Himmawan kepada wartawan, Senin (17/9/18).

Selain melihat kondisi medan banyak tanjakan dan jurang dipinggir jalan raya, serta khawatir terjadinya laka lantas seperti yang terjadi di Jawa Barat, sebuah bus masuk jurang beberapa hari lalu hingga timbulnya banyak korban mengusulkan kepada pihak-pihak terkait yang berkompeten untuk dipasang Rolling Barrier.

"Selain kelengkapan rambu rambu lalu lintas yang harus dipasang pada 2019 nanti juga kita rekomendasikan pagar di sisi jalan agar diganti Rolling Barrier sepanjang jalur dari bawah hingga atas, yakni Maospati hingga Mojosemi. Tentunya dengan harapan dapat mengurangi fatalitas kecelakaan yang terjadi,"imbuh Himmawan.

Sementara upaya pemasangan Rolling Barrier ini, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur serta Dishub Magetan selaku penanggung jawab jalan raya milik provinsi yang hingga saat ini dinilai masih minim rambu lalin dan diduga sebagai penyebab tingginya angka kecelakaan.(klik-3)
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Sponsor 2

Sponsor 2

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN



 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2016. KLIK MADIUN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modified by AGEE Computer
Proudly powered by google