Dua Bulan Uji Coba E – Retribusi Parkir Sleko, Bakul Kembang Sambat Sepi Pembeli

 


KlikMadiun – Portal gate system dan e- retribusi (retribusi elektronik) untuk pengelolaan parkir di pasar Sleko Kota Madiun mulai digunakan pada bulan Desember 2021 lalu, dibarengi launching Sleko Food Court.

 

Penerapan e – retribusi parkir bertujuan untuk memudahkan pengelolaan parkir di area Pasar Sleko sehingga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Madiun. Retribusi elektronik diuji coba selama tiga bulan semenjak diperkenalkan ke khalayak umum. Bulan pertama, pemerintah membebaskan biaya parkir tersebut, namun untuk selanjutnya akan dikenakan tarif sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh Dinas Perdagangan.

 

“Kalau kemarin itu, bulan pertama, Desember masih digratiskan. Bulan Januari ini mulai bayar. Untuk motor seribu rupiah, roda empat dua ribu rupiah, sepeda lima ratus rupiah, becak seribu rupiah dan motor box atau roda tiga sebesar seribu lima ratus rupiah,”terang Eni, Administrasi Bidang Pasar, Dinas Perdagangan Kota Madiun, Sabtu (29/1/2022).

 

Eni juga menambahkan, bahwa selama dua bulan masa uji coba penggunaan portal gate system untuk kendaraan yang keluar masuk, semua berjalan sangat baik.

 

“Semua berjalan tanpa ada kendala, baik semua,”imbuhnya.

 

Namun, Warsi salah seorang pedagang bunga untuk ziarah kubur atau lebih familiar dengan nama kembang nyekar, mengaku bahwa semenjak parkir elektronik berbayar, penjualan kembangnya mengalami penurunanan.


“Sepi sakniki sak jok di plang. Sami pados ten jawi, biasane malam jumat sampe kirang – kirang, sakniki parkir  mulai bayar sadean sepen,”

 

“Sepi sekarang, sejak menggunakan portal gate system. Banyak yang beli di luar, biasanya Kamis malam sampai kurang stok, sekarang parkir mulai membayar , penjualan sepi,” tutur Warsi, penjual kembang yang sudah berjualan di Pasar Sleko selama 24 tahun.(klik-2)

 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama