Dugaan Kasus Bullying SDN 1 Mejayan. Hasil Investigasi Dindik Kab. Madiun Berbeda, Walimurid "Jangan Ada Yang Ditutupi"

Foto : SDN 1 Mejayan Kabupaten Madiun

Madiun kabupaten. klikMadiun.com - Setelah sebelumnya viral, akhirnya Dinas Pendidikan Kab. Madiun merespon cepat terkait dugaan perundungan di SDN 1 Mejayan. 


Kepala Bidang Sekolah Dasar Dindik Kab. Madiun Suparnoto saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp Sabtu (10/10/2026) menyampaikan bila pihaknya sudah turun ke SDN 1 Mejayan untuk mendalami kebenaran dugaan perundungan.


"Sudah mas, kemarin hari Jumat (9/10/2026) bersama Kepala Dinas kami turun untuk investigasi di SDN 1 Mejayan," kata Suparnoto. 


Menurut Suparnoto, pihaknya turun ke lapangan sementara untuk meminta keterangan dari pihak sekolah, dan meminta sekolah untuk  memanggil atau menemui orangtua korban demi menyelesaikan permasalahan ini. 


Terkait kasus bullying atau perundungan, Suparnoto mengatakan  untuk sangksi ke sekolah pihaknya belum bisa memastikan, karena masih sebatas klarifikasi.


"Hasil investigasi sementara keterangan dari sekolah berbeda dengan apa yang diberitakan mas," jelas Suparnoto.


Sementara itu, keterangan berbeda disampaikan oleh Marlan Anggrianto, salah satu orang tua murid yang anaknya menjadi korban perundungan.


Marlan membantah keterangan yang disampaikan Kepala Sekolah SDN 1 Mejayan. Dirinya mengatakan, jika pada hari Kamis (8/10/2026) anaknya telah dipanggil ke ruangan.


"Anak saya sudah dipertemukan dengan pelaku pemalakan, akhirnya uangnya disuruh mengambalikan," ujarnya.


Menurut Marlan, jika kasus ini tidak segera selesai dan sengaja ditutup-tutupi, maka dirinya akan melangkah lebih jauh, termasuk akan bicara tentang pungutan liar dan semua hal terkait keuangan di SDN 1 Mejayan. (Red/As)


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama