![]() |
| Foto : Gedung Hemodialisa RSUD Dolopo Kab. Madiun |
Madiun Kabupaten. KlikMadiun.com-Pembangunan gedung Hemodialisa (cuci darah) di RSUD Dolopo Kab. Madiun tampak belum berfungsi. Terlihat mulai dari pintu depan masih tertutup rapat. Ruang resepsionis juga masih belum ada aktifitas. Kemudian di dalam ruang hanya ada tempat tidur pasien tanpa ada alat untuk cuci darah pasien.
Bangunan yang menurut informasi dibangun dan selesai di tahun 2023, secara keseluruhan memang belum berfungsi.
Direktur RSUD Dolopo drg. Mulyadi saat dihubungi klikMadiun dalam pesan WhatsApp membenarkan belum berfungsinya gedung HD di RSUD Dolopo.
"Masih terkendala perijinan. Ini masih bimbingan dengan Pernefri (Perhimpunan dari Sub Spesialis Nefrologi) Surabaya untuk proses perijinan ke kemenkes mas," katanya.
Menurut Mulyadi, demi mendukung dan memenuhi persyaratan maka pihaknya telah mengirimkan 7 tenaga medis yaitu 1 dokter penyakit dalam, 1 dokter umum dan 5 perawat untuk sekolah di UNS solo selama 6 bulan melalui program fellowship."Sedangkan untuk di Kemenkes proses perijinan belum masuk, masih tahap bimbingan dan penilaian pernefri untuk mendapatkan rekomendasi. Berdoa saja semoga tahun ini bisa selesai," tutupnya.
Sangat disayangkan jika bangunan yang menelan biaya yang cukup besar dan sudah kurang lebih 3 tahun tapi belum berfungsi dengan baik. Ini menjadi catatan penting Pemerintah Kabupaten Madiun, terutama para pemangku jabatan agar lebih efektif dalam upaya peningkatan layanan kesehatan di Kab. Madiun.(Red/As)


إرسال تعليق