Madiun Kabupaten.KlikMadiun.com -Dugaan Pungutan Liar (pungli) di SMAN 1 Mejayan Kabupaten Madiun terkait tarikan sekolah dalam rangka HUT SMA dibantah oleh pihak sekolah. Sekolah menilai itu bukan iuran yang wajib harus dibayar oleh siswa. Karena kegiatan HUT sekolah bukan merupakan program OSIS, melainkan murni keinginan anak yang disampaikan melalui perwakilan MPK (Majelis Perwakilan Kelas).
Pihak sekolah yang diwakili oleh Humas SMAN 1 Mejayan Sulistiana mengatakan, kegiatan HUT di SMAN 1 Mejayan, sekolah dalam hal ini hanya sebatas mendampingi dan memberi saran. Kemudian terkait iuran, diakui bahwa surat pemberitahuan kepada orang tua memang tidak ada, dan itu dari dulu sudah seperti itu.
"Semua yang menentukan mulai iuran berapa, artisnya siapa itu juga anak. Jadi sekolah tidak tahu apa -apa,” ungkapnya saat ditemui di sekolah (Selasa, 11/08/2027).
Sulistiana juga menyampaikan dirinya sempat kaget dengan adanya berita kalau ada orang tua yang keberatan. Menurutnya hingga sekarang pihaknya juga belum mendapatkan aduan resmi dari orang tua siswa terkait keberatan itu.
Sementara itu, Nischa selaku Ketua OSIS SMA 1 Mejayan membenarkan tidak adanya surat pemberitahuan ke orang tua/wali murid terkait iuran HUT sekolah.
Menurut Nischa, dari semua kegiatan sekolah yang tidak ada surat ke orang tua hanya HUT saja, karena dirinya beranggapan kalau ada suratnya nanti dapat dianggap mengatasnamakan sekolah, padahal kegiatan HUT ini adalah kegiatan siswa.
"Untuk anggaran kita pakai metode subsidi silang, ada kurang lebih 60 kuota bagi siswa yang kurang mampu. Dan itu ada kemungkinan bertambah. Seandainya ada kekurangan anggaran baru kita nanti akan mencari sponsor,” jelasnya.
Namun pengakuan yang disampaikan oleh Ketua OSIS dan Humas SMAN 1 Mejayan, yang menyatakan kegiatan HUT adalah kegiatan murni siswa, yang mana pihak sekolah tidak tahu apa-apa dan tidak terlibat dalam tarikan terbantahkan oleh adanya Surat Keputusan Kepala Sekolah SMAN 1 Mejayan No. 400.8.3/693/101.6.16.17/2026 Tentang Pembentukan Panitia Pelaksana Kegiatan Hari Ulang Tahun ke -61 SMAN 1 Mejayan TA. 2026/2027, tanggal 23 Juli 2026. Dalam SK tersebut tidak ada satupun nama siswa yang tertulis dalam Susunan Kepanitiaan Kegiatan HUT sekolah, melainkan berisi nama Kepala Sekolah, Wakasek dan sebagian besar guru-guru.
Satu hikmah yang dapat dipetik dalam penelusuran informasi ini, dimana menjaga kejujuran khususnya pada Satuan Pendidikan adalah hal mutlak. Begitu pentingnya membangun kejujuran dalam dunia pendidikan sehingga diharapkan sekolah dapat melahirkan generasi yang benar-benar unggul. ( Red )

إرسال تعليق